Tips & Trick: Membangun Kemandirian Finansial Mahasiswa Rantau!

  • By: Kewirausahaan

Menjalani studi di Universiti Malaya (UM), salah satu universitas terbaik di Malaysia merupakan pencapaian yang membanggakan, namun lokasinya yang berada di pusat kota (Kuala Lumpur) membawa tantangan finansial tersendiri. Biaya hidup di kawasan pusat kota yang cenderung tinggi, sehingga strategi pengelolaan keuangan yang tepat sangat krusial bagi mahasiswa rantau.

Apalagi perbedaan nilai tukar Ringgit terhadap Rupiah yang tidak menentu serta gaya hidup di pusat kota yang dapat membuat pengeluaran bulanan membengkak jika tidak diimbangi dengan perencanaan finansial yang matang.

Kemandirian finansial bagi mahasiswa tidak selalu berarti harus memiliki pendapatan yang besar. Esensinya terletak pada kemampuan mengontrol arus kas pribadi, menerapkan strategi penghematan yang efisien, serta bisa memanfaatkan peluang untuk memperoleh penghasilan tambahan.

Pengelolaan Arus Kas dan Fasilitas Perbankan

Mahasiswa yang berada di kawasan perkotaan seperti Kuala Lumpur tentu membutuhkan penganggaran yang berbeda dibandingkan mereka yang tinggal di daerah seperti Sabah atau Bangi. Agar dana bulanan yang didapatkan bisa terkelola secara efisien, beberapa langkah praktis ini perlu dilakukan:

  • Membuka Rekening Bank di Malaysia: Setelah tiba di Malaysia dan dokumen administrasi lengkap, segeralah membuka rekening bank lokal seperti Maybank atau RHB. Penggunaan kartu debit lokal untuk transaksi harian membantu terhindar dari biaya konversi kurs yang tinggi.
  • Memanfaatkan Layanan Remitansi Digital: Untuk menerima pengiriman dana dari Indonesia, Kalian bisa memanfaatkan platform transfer internasional digital seperti Wise atau Flip Globe. Layanan ini menawarkan biaya transaksi yang relatif murah dan nilai tukar yang lebih kompetitif dibandingkan transfer antar bank konvensional.
  • Optimasi Dompet Digital:  Aplikasi Touch ‘n Go (TnG) eWallet merupakan sarana transaksi harian yang sangat populer di Malaysia. Selain praktis untuk pembayaran transportasi umum dan pembelanjaan di minimarket, aplikasi ini kerap memberikan berbagai promo kembalian tunai (cashback).
  • Memanfaatkan Diskon Khusus Mahasiswa: Ada beberapa aplikasi berlangganan yang bisa kalian dapatkan diskon dengan mendaftar menggunakan siswamail. contohnya seperti, Spotify, Apple Music, dan Notion. Dan untuk kalian yang menggunakan device apple, Kalian bisa mendapatkan potongan diskon untuk pembelian device apple disaat momen tertentu.

Strategi Efisiensi Pengeluaran Harian

Berhemat bukan berarti harus mengorbankan kenyamanan atau kualitas hidup. Kuncinya adalah kecermatan dalam memilih prioritas pengeluaran:

  • Memasak dan Belanja Grosir: Kuliner di kedai lokal memang terjangkau, tetapi memasak sendiri tetap menjadi pilihan yang paling hemat. kalian bisa membeli bahan makanan mingguan di pasar malam atau supermarket grosir seperti NSK, Madeena, atau Mydin jauh lebih ekonomis dibandingkan membeli makanan di kedai lokal setiap hari. 
  • Transportasi Mahasiswa: Penggunaan  transportasi umum sangat disarankan untuk mahasiswa baru, Khususnya di UM sendiri ada BusMalaya yang kalian bisa gunakan untuk kegiatan sehari-hari di kampus. Dan di UM pun ada platform (sapu) yang dimana sapu ini kurang lebih sama seperti GRAB yang bisa kalian pesan untuk bepergian di sekitar kampus.
  • Manfaat Pasar Barang Bekas: Untuk kebutuhan perlengkapan kamar atau perkuliahan, manfaatkan platform seperti Carousell atau grup PPI MARKET untuk mencari barang-barang secondhand yang masih layak. Dari grup tersebut kalian bisa membeli barang bekas yang masih sangat layak pakai dari mahasiswa senior yang akan menyelesaikan studi ataupun barang yang sudah tidak terpakai dari mahasiswa lain dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Peluang Penghasilan Tambahan yang Aman

Bagi mahasiswa yang ingin menambah uang saku atau melatih kemandirian finansial, pencarian penghasilan tambahan perlu disesuaikan dengan aturan hukum yang berlaku. Peraturan (Student Pass) di Malaysia membatasi izin kerja paruh waktu bagi mahasiswa international, yakni hanya diperbolehkan saat libur semester dengan durasi maksimal 20 jam per minggu di sektor-sektor tertentu.

Untuk tetap mematuhi regulasi visa, beberapa opsi pekerjaan fleksibel berikut dapat dipertimbangkan:

  • Pekerjaan Lepas Digital (Freelance): Manfaatkan keahlian khusus seperti desain grafis, penerjemahan, penulisan konten, atau pemrograman melalui platform global. Pekerjaan berbasis proyek ini dapat dilakukan dari tempat tinggal tanpa mengganggu jadwal perkuliahan.
  • Tutor Online: Menawarkan jasa bimbingan belajar atau pengajaran bahasa secara daring kepada siswa di Indonesia juga menjadi opsi yang efisien dan tidak terikat lokasi.

Pembentukan Dana Darurat

Langkah penting yang sering terabaikan dalam kemandirian finansial adalah kesiapan menghadapi situasi tak terduga. Alokasikan setidaknya 5–10% dari dana yang diterima atau hasil pekerjaan sampingan ke dalam rekening terpisah sebagai dana darurat. Simpanan ini berfungsi sebagai pelindung finansial saat terjadi kendala teknis pada perangkat belajar atau kebutuhan medis ringan, sehingga Anda tidak mendadak mengalami kesulitan keuangan di perantauan.

Dengan konsistensi dalam mencatat pengeluaran, disiplin mengendalikan keinginan, dan kepekaan melihat peluang, kemandirian finansial selama menjalani studi di Universiti Malaya dapat terwujud dengan baik dan kondisi finansial kalian akan berjalan dengan sehat.

Yuk tes pemahaman kamu dan menangkan hadiah TNG sebesar RM5! 😉

Cuma 1 minggu aja (28 Agustus –  4 September),  jadi jangan sampai kelewatan!

Pemenang ditentukan berdasarkan skor tertinggi yaa 👀

Jangan lupa isi nama pemain dengan nama asli + Instagram kalian!

Contoh: Keumala (keumalaisha)

https://wayground.com/join?gc=12382725


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *