Divisi Keintelektualan dan Penelitian |
Mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di luar negeri seringkali terlibat dalam berbagai kegiatan riset dan inovasi yang berdampak signifikan, baik bagi perkembangan ilmu pengetahuan maupun kemajuan Indonesia. Dengan dukungan berbagai program dan kompetisi, mereka berhasil menciptakan karya-karya yang menginspirasi dan berkontribusi kepada solusi global.
Salah satu contoh penting adalah Kompetisi Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2024 yang diadakan oleh ITS. Kompetisi ini mendorong mahasiswa Indonesia di luar negeri untuk menampilkan hasil riset dan inovasi mereka, memperlihatkan bahwa investasi dalam riset dan inovasi adalah kunci untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan mewujudkan Indonesia yang cerdas.
Mahasiswa Indonesia yang belajar di Amerika Serikat seringkali terlibat dalam proyek-proyek riset di kampus top dunia. Misalnya, dalam blog Kemdikbud, beberapa mahasiswa membagikan pengalaman mereka dalam kuliah dan riset di universitas-universitas ternama seperti MIT dan Stanford. Mereka mendapatkan kesempatan untuk bekerja sama dengan para ahli di bidang mereka dan menggunakan fasilitas riset yang canggih, yang tidak hanya memperkaya pengetahuan mereka tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam berbagai bidang ilmu.
Program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) juga menjadi salah satu jalur bagi mahasiswa Indonesia untuk mendapatkan pengalaman riset di luar negeri. Seorang mahasiswa bernama Gia, misalnya, menceritakan pengalamannya menjadi asisten riset di sebuah universitas di Amerika Serikat. Gia tidak hanya belajar teknik riset terbaru tetapi juga mengembangkan jaringan internasional yang kuat, membuka peluang kolaborasi di masa depan.
Universiti Malaya di Malaysia juga menjadi salah satu destinasi favorit bagi mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi sambil terlibat dalam riset inovatif. Layanan riset yang ditawarkan oleh Universiti Malaya, seperti program-program penelitian kolaboratif dan akses ke fasilitas-fasilitas riset yang lengkap, memberikan dukungan penuh bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide inovatif mereka . Keterlibatan mahasiswa Indonesia dalam proyek riset di Universiti Malaya tidak hanya meningkatkan kualitas akademik mereka tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Salah satu mahasiswa S2 Indonesia di UM, Azalea Rahma Septianti, yang melakukan riset di bidang Kimia Koloid, memilih Malaysia karena fasilitas riset yang mendukung dan dekat dengan Indonesia. Topik risetnya tentang pembuatan sistem mikroemulgel untuk terapi burn out relevan dengan isu kesehatan mental terkini. Mahasiswa ini merancang metodologi penelitian dengan teliti dan mengatasi tantangan dalam mendapatkan artikel yang relevan melalui komunikasi aktif dengan supervisor. Fasilitas riset UM, seperti laboratorium dan instrumen analisis, sangat mendukung riset ini, ditambah dengan pendanaan riset yang diperoleh dari IIRG research under IPPP UM.
Riset ini juga melibatkan kolaborasi interdisipliner dengan peneliti dari fakultas lain di UM, menunjukkan pentingnya jaringan akademis dan profesional. Hasil riset diharapkan dapat berkontribusi dalam segi individual well-being dan ekonomi, menawarkan solusi terapi stres yang lebih terjangkau.
Dalam konteks global, mahasiswa Indonesia yang terlibat dalam kegiatan riset dan inovasi di luar negeri memainkan peran penting dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengalaman mereka di luar negeri memungkinkan mereka untuk membawa kembali pengetahuan dan keterampilan baru ke Indonesia, yang pada akhirnya akan mempercepat perkembangan riset dan inovasi di dalam negeri. Dengan demikian, investasi dalam pendidikan dan riset mahasiswa Indonesia di luar negeri adalah langkah strategis untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan memajukan Indonesia di kancah global.
Daftar Pustaka
CNBC Indonesia. (2024, Februari 22). Investasi Riset & Inovasi: Kunci SDM Berkualitas Demi Indonesia Cerdas.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember. (2024, Maret 5). Kompetisi Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2024.
University of Malaya. (n.d.). Research Services.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022, April). Mahasiswa Indonesia di Amerika Bagikan Pengalaman Kuliah dan Riset di Kampus Top Dunia.
Detik. (2024, Mei). Cerita Gia, Mahasiswa IISMA yang Jajal Jadi Asisten Riset Kampus AS.
Leave a Reply